Pendidikan Perdamaian dalam Masyarakat : “Menelusuri Esensi Perdamaian Konteks Pendidikan Karakter, Pendidikan Multikultural, dan Warisan Budaya Pela Gandong”

Authors

  • Alldy Kurniawan Usmany Universitas Kristen Duta Wacana

DOI:

https://doi.org/10.64005/jtpk.v4i2.293

Keywords:

Keywords: Peace education, society, character education, multicultural education, Pela Gandong.

Abstract

Abstract

Peace education is a strategic effort to build a just, inclusive, and harmonious society through the development of values, attitudes, and behaviors that support nonviolent conflict resolution. This paper aims to analyze the essence of peace education within society by examining the contributions of character education, multicultural education, and Pela Gandong culture as a cultural heritage of Maluku communities. The study employs a literature review approach by exploring various concepts related to peace education, society, character education, multiculturalism, and local cultural values. The findings indicate that character education, multicultural education, and Pela Gandong culture share interconnected values that support peace education, including tolerance, solidarity, equality, communicative cooperation, respect for human dignity, and peaceful conflict resolution. These values contribute to developing collective awareness within society to coexist harmoniously amid diversity. Therefore, peace education in society should be implemented through the integration of character education, multicultural education, and local wisdom to foster a sustainable culture of peace.

Keywords: Peace education, society, character education, multicultural education, Pela Gandong.

Abstrak

Pendidikan perdamaian merupakan upaya strategis dalam membangun masyarakat yang adil, inklusif, dan harmonis melalui pengembangan nilai, sikap, serta perilaku yang mendukung penyelesaian konflik tanpa kekerasan. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis esensi pendidikan perdamaian dalam konteks masyarakat dengan meninjau kontribusi pendidikan karakter, pendidikan multikultural, dan budaya Pela Gandong sebagai warisan budaya masyarakat Maluku. Penelitian dilakukan melalui pendekatan studi pustaka dengan mengkaji berbagai konsep pendidikan perdamaian, masyarakat, karakter, multikulturalisme, serta nilai budaya lokal. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan karakter, pendidikan multikultural, dan budaya Pela Gandong memiliki nilai-nilai yang saling berkaitan dalam mendukung pendidikan perdamaian, seperti toleransi, solidaritas, kesetaraan, kerja sama komunikatif, penghargaan terhadap martabat manusia, serta penyelesaian konflik secara damai. Nilai-nilai tersebut berkontribusi dalam membentuk kesadaran kolektif masyarakat untuk hidup berdampingan secara harmonis di tengah kemajemukan. Dengan demikian, pendidikan perdamaian dalam masyarakat perlu diwujudkan melalui integrasi pendidikan karakter, pendidikan multikultural, dan kearifan lokal agar tercipta budaya damai yang berkelanjutan.

Kata kunci: Pendidikan perdamaian, masyarakat, pendidikan karakter, pendidikan multikultural, Pela Gandong.

References

DAFTAR PUSTAKA

Adnyana, Komang Surya. “The Ngaben Ceremony: Contextualizing Character Formation in Social Science Education.” INDONESIAN VALUES AND CHARACTER EDUCATION JOURNAL 8, no. 1 (2025): 1–11. https://doi.org/10.23887/ivcej.v8i1.94548.

Alim, Wahab Syakhirul, and Sardjana Orba Manullang. Pemberdayaan Masyarakat, Konsep, Dan Strategi. Gaptek Media Pustaka, 2022.

Bajaj, Monisha, ed. Encyclopedia of Peace Education. Information Age Pub, 2008.

Banks, James A., ed. Multicultural Education: Issues and Perspectives. 7. ed. Wiley, 2010.

Castro, Loreta Navarro, and Jasmin Nario Galace. Peace Education: A Pathway to a Culture of Peace. Center for Peace Education, 2010.

Chotimah, Umi, and Alfiandra. “Pengintegrasian Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Pendidikan Multikultural.” Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan 15, no. 1 (2018): 19–25.

Christiani, Tabita Kartika. Pendidikan Perdamaian Di Indonesia Memulihkan, Merawat & Mengembangkan Roh Perdamaian. PSPP UKDW, 2011.

Creswell, John W., and Cheryl N. Poth. Qualitative Inquiry and Research Design. Fourth edition. SAGE, 2018.

Cubbon, Stephanie Knoxx, and Konrad Glokowski. “Peace Education: Teachers Without Borders.” In Unit 1: Sejarah Pendidikan Perdamaian. Www.teacherswithoutborder.org, 2011.

Doni Koesoema, A. Pendidikan Karakter: Utuh Dan Menyeluruh. Kanisius, 2012.

Gunarsa, and Emanuel Gerrit Singgih. “Tayangan Kekerasan Di Televisi Dan Dampaknya Pada Anak.” In Dari Anak Sampai Usia Lanjut. BPK Gunung Mulia, 2006.

Hehanussa, Jozef M. N. “PELA DAN GANDONG: Sebuah Model Untuk Kehidupan Bersama Dalam Konteks Pluralisme Agama Di Maluku.” Gema Teologi 33, no. 1 (2009): 1–15.

Herdiansah, Ari Ganjar. “Politik Identitas Dalam Pilkada.” Jurnal Bawaslu 3, no. 2 (2017): 169–83.

Hutasoit, Manimpan. “PERAN MASYARAKAT DALAM MEMPERKUAT KEBINEKAAN DAN MERAJUT PERDAMAIAN.” Jurnal Teologi Anugerah 7, no. 2 (2018): 52–28.

Malatuny, Yakob Godlif, and Samuel Patra Ritiauw. “Eksistensi Pela Gandong Sebagai Civic Culture Dalam Menjaga Keharmonisan Masyarakat Di Maluku.” Sosio Didaktika 5, no. 2 (2018): 35–46.

Malisngorar, Julia, and Besse Sugiswati. “PELA GANDONG SEBAGAI SARANA PENYELESAIAN KONFLIK.” PERSPEKTIF 22, no. 1 (2017): 66–79.

Mangunhardjana, A. M. PENDIDIKAN KARAKTER TUJUAN, BAHAN, METODE, DAN MODELNYA. Grahatma Semesta, 2016.

Naelofaria, Salmah, and Izuddinsyah Sirega. “Values of Character Education in Their Learning Era.” Seminar Nasional Pembelajaran Sejarah 3, no. 2 (2020): 353–63.

Pesurnay, Althien J. “Muatan Nilai Dalam Tradisi Pela Gandong Di Maluku Tengah.” Jurnal Adat Dan Budaya 3, no. 1 (2021): 17–28.

Prasetyo, Donny, and Irwansyah. “MEMAHAMI MASYARAKAT DAN PERSPEKTIFNYA.” Jurnal Manajemen Dan Pendidkan Ilmu Sosial 1, no. 1 (2020): 163–75.

Rahayu, Mustaghfiroh. “Keragaman Di Indonesia Dan Politik Pengakuan (Suatu Tinjauan Kritis).” Jurnal Pemikiran Sosiologi 4, no. 2 (2017): 1–18.

Rizky, Faturahman, and Azahra Nadia. “Polarisasi Sebagai Bentuk Efek Negatif Dalam Pembentukan Opini Publik Pada Pemilihan Presiden 2019.” Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam 4, no. 1 (2024): 99–115.

Suwarno. “MASYARAKAT SEBAGAI LINGKUNGAN PEMBELAJARAN DI LUAR KELAS.” Journal Ilmu Sosial, Politik Dan Pemerintahan 2, no. 2 (2021): 1–10. https://doi.org/10.37304/jispar.v2i2.362.

Wibowo, Arif Prasetyo, Nurul Zuriah, and Nazathusohiroh Sovia Sasmita. “Peran Masyarakat Dalam Mewujudkan Desa Sadar Kerukunan Umat Beragama Di Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu.” Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi 24, no. 1 (2024): 495–506.

Yenika, Bamnjo Herman. “Engaging Local Community in Peace Building: The Case of the Anglophone Crisis in Cameroon.” Global Scientific Journals 11, no. 8 (2023): 195– 2010.

Downloads

Published

2026-05-31

Issue

Section

Articles